Selada air merupakan salah satu jenis tumbuhan sayuran yang bisa tumbuh menahun dan memiliki sifat akuatik maupun semi akuatik. Tanaman ini banyak dijumpai di benua Eropa dan Asia. Ia termasuk dalam genus Nasturtium R. Br dan dari keluarga Brassicaceae. Keluarga brassicaceae lainnya termasuk selada, sawi, lobak dan wasabi.

  • Kalori yang terkandung disetiap 100 gram selada air hanya mencapai 11%. Sehingga sangat baik untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dan sangat baik untuk program penurunan berat badan.
  • Kandungan fitonutrien alami seperti isothiocyanates yang memberikan rasa pedas pada selada air mampu bertindak sebagai antioksidan
  • Vitamin K merupakan kandungan nutrisi yang paling menonjol dalam selada air, yakni berperan untuk pembentukan dan memperkuat tulang, serta mengurangi resiko kerusakan saraf di otak.
  • Kandungan vitamin C dalam selada air juga sangat tinggi, hampir 72% dari nilai kebutuhan vitamin C dalam tubuh dapat dipenuhi oleh sayuran ini. Fungsinya adalah untuk memperkuat sistem imune tubuh dalam rangka melawan infeksi seperti flu, maupun pilek. Selain itu vitamin C dalam selada air juga berguna untuk membantu menjaga jaringan ikat agar tetap dalam kondisi sehat, serta mencegah defisiensi zat besi.
  • Vitamin A (retinol) dalam selada air sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh, serta menghasilkan pigmen di retina mata.
  • Mangaan berperan sebaga co-faktor enzim antioksidan superoxide dismutase.
  • Kalsium berguna untuk pembentukan tulang, serta memperkuat gigi
  • Flavonoid antioksidan seperti ß karoten, zeaxanthin, dan lutein dapat mencegah kanker paru-paru dan kanker mulut.
  • Vitamin B kompleks seperti riboflavin, niasin, vitamin B6 (pyridoxine), thiamin, dan asam pantotenat, sangat penting untuk menjaga fungsi sel metabolisme tubuh.